1. Layanan Hotspot di UMM Hotspot adalah layanan untuk akses internet
secara gratis yang disediakan oleh UMM dan ditujukan kepada seluruh
mahasiswa UMM menggunakan fasilitas WIFI. Syarat-syarat layanan Hotspot
UMM : Mahasiswa aktif UMM. Mempunyai PIC Perpustakaan UMM.
Langkah-langkah menggunakan UMM Hotspot : Aktifkan wireless pada
komputer Anda di bagian network connections. Silahkan Anda ketik alamat http://login-hotspot.umm.ac.id,
maka akan ada tampilan selamat datang di UMM Hotspot. Lalu Anda pilih
bahwa setuju mengikuti ketentuan yang berlaku. Selanjutnya masukkan
login UMM Hotspot anda (nama dan PIC perpustakaan anda)
2. Layanan
E-mail di UMM (Webmail UMM) Electronic Mail adalah salah satu aplikasi
yang cukup banyak digunakan di Internet. Hal ini karena e-mail merupakan
alat komunikasi yang cukup murah dan cepat. Dengan e-mail kita dapat
berhubungan dengan siapa saja yang terhubung ke Internet di seluruh
dunia. Konsep e-mail adalah seperti kita mengirim surat dengan media pos
biasa.
Langkah-langkah mendaftar e-mail di UMM : Jalankan program
aplikasi browser yang anda pakai (Mozilla Firefox, Internet Explorer,
Opera atau Google Chrome) dengan cara mengklik browser di desktop
komputer Anda. Ketik alamat yang diinginkan yaitu http://webmail.umm.ac.id.
Jika tampilan sudah sempurna, klik Daftar. Jika tampilan berikutnya
sudah terbuka, Anda dapat mengisi formulir yang telah tersedia. Membaca
ketentuan dan syarat registrasi, kemudian Klik disini. Isi form
registrasi dengan benar. Jika data masih belum terisi maka form kembali
diisi. Jika data pada form registrasi terisi dengan benar maka e-mail
account Anda sudah teraktifasi. Jika Anda sudah terdaftar maka Anda
tidak mendaftra kembali untuk berikutnya.
Langkah-langkah membuka e-mail
UMM : Jika kita telah berhasil dalam mengisikan formulir berarti kita
telah berhak atas 1 e-mail UMM di webmail.umm.ac.id
dan kita dapat melanjutkan proses ke proses selanjutnya. Ketiklah User 1
Data untuk identitas pribadi yang sudah Anda buat di form pendaftaran
dan isikan Password atau kata kunci dalam formulir dengan benar, setelah
itu klik Login. Jika proses Login sudah berhasil, kita dapat
melanjutkan proses berikutnya. Kemudian akan muncul halaman baru. (Note :
kapasitas message 50MB) Jika kita ingin melihat e-mail yang masuk kita
dapat mengklik inbox. Kemudian klik subject e-mail yang ada pada inbox
jika kita ingin melihat isi surat yang masuk.
Langkah-langkah mengirim
e-mail : Seperti uraian sebelumnya buka e-mail Anda yang telah
terdaftar, kemudian klik Compose. Isi masing-masing form mulai dari : To
: e-mail yang akan dituju Cc : copy carbon mengirim lebih dari satu
tujuan Bcc : blank copy carbon mengirim lebih dari satu tujuan namun
tidak dimunculkan pada si penerima, siapa saja yang ada di Bcc. Subject :
judul dari isi e-mail. Message : isi pesan yang akan ditulis. Kemudian
klik tombol send untu mengirim e-mail.
Langkah-langkah mengirim e-mail
plus attachments (lampiran) : Klik Compose. Lakukan seperti pengisian
form di atas. Jika tidak ingin tembusan maka form Cc dan Bcc dapat
dikosongkan. Kemudian klik Attachments (kapasitas attachments 50MB).
Jika berhasil maka akan muncul tampilan browser untuk menambahkan
attachments. Kemudian klik browse untuk mencari file yang akan
dilampirkan (misal picture). Jika sudah menemukan file yang akan kita
lampirkan kita dapat mengklik tombol open di kotak choose file. Kemudian
kita klik Attach. Apabila data attachments yang diinginkan salah, maka
kita menggantikannya dengan cara mengklik Remove terlebih dahulu
kemudian mengulangi langkah sebelumnya. Jika kita sudah yakin gdengan
lampirannya, maka kita dapat mengklik Send.
3. Layanan Blog di UMM Blog
merupakan singkatan dari ”web blog” adalah bentuk aplikasi web yang
menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah
halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimulai dalam urut
terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama),
meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat
diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topik dan tujuan
dari si pengguna blog tersebut. Syarat-syarat membuat Blog UMM :
Terdaftar/aktif sebagai mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang.
Mempunyai e-mail dengan domain webmail.umm.ac.id, misalnya user@webmail.umm.ac.id. Jika belum mempunyai e-mail dengan domain tersebut, silahkan daftar di http://webmail.umm.ac.id
sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya. Selain domain di atas, Anda
tidak bisa menggunakan layanan blog UMM. Untuk memulai mendaftar blog,
Anda dapat mengakses alamat http://student.umm.ac.id.
Jika Anda sudah berhasil mengaksesnya, maka Anda bisa melanjutkan
tahap-tahap pembuatan blog sesuai dengan alurnya.
4. Layanan
Administrasi Akademik Layanan yang digunakan untuk memudahkan Mahasiswa
UMM dalam melakukan KRS-Online. Adapun situsnya yaitu http://krs-online.umm.ac.id.
5. Layanan Digital Library (DIGILIB) Dalam memberikan informasi yang
lebih, maka Digital Library Universitas Muhammadiyah Malang bekerjasama
dengan Indonesian Digital Library (IDLN) yang didalamnya tergabung
berbagai institusi baik pendidikan, pemerintah dan swasta. Adapun situs
DIGILIB UMM yaitu http://digilib.umm.ac.id.
6. Layanan E-Learning di UMM ELMU (E-Learning at Muhammadiyah
University of Malang) merupakan system pembelajaran elektronik berbasis
web (e-learning) yang dikembangkan menggunakan platform Moodle (Modular
Object Oriented Dynamic Learning Environment). Menyelenggarakan
perkuliahan online di ELMU sangat mudah, tidak memerlukan keahlian
khusus. Cukup bias menggunakan browser internet (misalnya Internet
Explorer, Mozilla Firefox, atau lainnya), maka seseorang sudah bias
menerapkan pembelajaran online di ELMU. Adapun situs ELMU yaitu http://elmu.umm.ac.id.
7. Layanan Forum Diskusi di UMM Selain jaringan-jaringan yang
memfasilitasi mahasiswa untuk memudahkan mendapatkan data, Universitas
Muhammadiyah Malang juga mengadakan forum diskusi. Forum adalah sebuah
tempat yang mewadahi orang-orang agar berkomunikasi secara masal.
Misalkan Anda mendatangi suatu tempat terdapat banyak orang yang
bergabung dalam kelompok-kelompok yang sedang mendiskusikan sesuatu
sesuai dengan tema mereka, tetapi Anda bias bebas pergi ke sana ke mari
ke kelompok yang berbeda-beda untuk bergabung atau berdiskusi tentang
topic yang sedang mereka bicarakan.
SUMBER
RICKI YUDHANATA UMM
Rabu, 20 Agustus 2014
GOOGLE GLASS
Saat ini, kacamata yang diproduksi tidak memiliki lensa terpasang, namun Google sedang mempertimbangkan kemitraan dengan produsen kacamata seperti Ray-Ban atau Warby Parker, serta dengan para pengecer, agar konsumen bisa mencoba perangkat sebelum membelinya. Explorer Edition tidak bisa digunakan oleh orang-orang yang memakai kacamata resep, namun Google telah mengonfirmasi bahwa mereka akan berupaya agar Glass bisa beroperasi dengan lensa yang sesuai dengan resep pemakainya.
Google Glass sedang dikembangkan oleh Google X, yang sebelumnya juga telah mengembangkan teknologi futuristis lainnya seperti mobil swatantra. Proyek ini diumumkan melalui Google+ oleh kepala Project Glass, Babak Parviz, seorang teknisi lensa kontak; Steve Lee, seorang manajer produk dan "spesialis geolokasi"; dan Sebastian Thrun, pengembang Udacity yang juga ikut mengembangkan proyek mobil swatantra. Google telah mematenkan desain Project Glass. Thad Starner, seorang pakar teknologi realitas tertambah, adalah
pemimpin teknis proyek ini.
SUMBER : GOOGLE GLASS
Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang
SEJARAH
TENTANG
Program Pendidikan Dokter didirikan untuk memenuhi tuntutan
masyarakat atas fasilitas pelayanan kesehatan yang masih belum merata di
Indonesia. Menyongsong era yang penuh dinamika ini, diharapkan
sumbangan Program Pendidikan Dokter Universitas Muhammadiyah Malang
berhasil mencetak dokter yang professional berlandaskan ilmu pengetahuan
dan keprofesian serta etik kedokteran yang Islami.
Dengan berbagai
fasilitas, sistem layanan akademik dan kemahasiswaan, serta nuansa
keIslaman, Insya Allah mahasiswa dapat mengembangkan diri dalam suasana
belajar yang kondusif dan menyenangkan.
Program Pendidikan Dokter Universitas Muhammadiyah Malang mendapatkan
ijin pendirian tertanggal 25 September 2001 dengan Nomor :
3079/D/T/2001. Program Pendidikan Dokter UMM adalah pendidikan
akademik-professional, merupakan suatu kesatuan utuh yang berlandaskan
ilmu pengetahuan dan keprofesian, serta etik kedokteran Islam yang
kokoh. Bentuk pengalaman belajar bagi peserta didik adalah berupa
pengalaman belajar lapangan.
TENTANG
|
Fakultas Kedokteran
(FK) UMM merupakan FK swasta pertama di kota Malang. Visi FK UMM
adalah menjadi fakultas terkemuka dalam penyelenggaraan pendidikan
tinggi kedokteran yang berkeunggulan di bidang ilmu pengetahuan dan
teknologi
|
|
||||||||||||
berbasis pada bidang
kedokteran umum, keluarga, industri dan nilai-nilai Islam untuk
meningkatkan daya saing bangsa. Pendidikan di FK UMM dirancang secara
profesional selama sebelas semester (lima setengah tahun) yang terbagi
dalam dua proses pendidikan, yaitu; Pendidikan Sarjana Kedokteran
selama tujuh semester; dan Pendidikan Profesi selama empat
semester.Pelaksanaan pembelajaran di FK UMM menerapkan paradigma baru
pembelajaran Pendidikan Dokter dengan sistem Kurikulum Berbasis
Kompetensi (KBK), dengan menggunakan pendekatan pembelajaran Problem
Based Learning (PBL) dan Research Based Learning (RBL). Sedangkan
pendidikan profesi berlangsung dengan sistem kepaniteraan klinik di
Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik Dokter Keluarga dan Industri.
Untuk menambah
kapasitas kualitasnya, mahasiswa FK diwajibkan mengikuti program
English for Specific Purpose (ESP), pelatihan Emergency Trauma Life
Support (ETLS) dan Clinical Skills Refreshment (CSR) sebelum memasuki
program profesi.
ORIENTASI PENDIDIKAN DOKTER
Dengan
mengantisipasi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran
serta perkembangan kebutuhan masyarakat dan pembangunan kesehatan di
masa datang, serta bertolak dari tujuan pendidikan dokter Universitas
Muhammadiyah Malang yang diuraikan diatas, pengembangan dan pembinaan
pendidikan dokter di Universitas Muhammadiyah Malang berorientasi kepada
ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya a) ilmu pengetahuan dan
teknologi kedokteran yang berlandaskan nilai-nilai Islam, dan b)
masyarakat.
Orientasi pendidikan ini akan memberikan arah pengembangan dan pembinaan Program Pendidikan Dokter Universitas Muahmmadiyah Malang, termasuk kegiatan akademiknya, dan pengembangan berbagai sumber yang diperlukan.
VISI, MISI, DAN TUJUAN
Visi
Menjadi fakultas terkemuka dalam penyelenggaraan
pendidikan tinggi kedokteran yang berkeunggulan di bidang ilmu
pengetahuan dan teknologi (IPTEK) berbasis pada bidang Kedokteran Umum, Keluarga, Industri berdasarkan nilai-nilai Islam untuk meningkatkan daya saing bangsa.
Misi
1) Menyelenggarakan
pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang berkualitas
dalam bidang kedokteran dengan kemampuan dasar tambahan dalam bidang
kedokteran keluarga dan kedokteran industri berdasarkan nilai-nilai
Islam.
2) Menyelenggarakan pengelolaan pendidikan yang amanah untuk meningkatkan daya saing bangsa di dunia internasional.
3) Menyelenggarakan pembinaan civitas akademika dalam kehidupan yang Islami sehingga mampu beruswah hasanah.
4) Menyelenggarakan
kerjasama untuk meningkatkan pertumbuhan ilmu pengetahuan dan teknologi
kedokteran dan kelembagaan dengan berbagai pihak.
TUJUAN, SASARAN, DAN STRATEGI
1. Tujuan
[1]. Menjadi
Fakultas Kedokteran yang bermutu dan profesional di bidang kedokteran
umum, kedokteran keluarga dan kedokteran industri berdasarkan
nilai-nilai Islami.
[2]. Menjadi
Fakultas Kedokteran yang mampu mengelola pendidikan kedokteran dengan
amanah untuk meningkatkan daya saing bangsa di dunia internasional.
[3]. Menjadi Fakultas Kedokteran penghasil SDM bidang kedokteran yang Islami dan mampu beruswah hasanah.
[4]. Menjadi
Fakultas Kedokteran yang mempunyai jalinan kerjasama luas baik dengan
institusi dalam negeri maupun luar negeri untuk mengembangkan ilmu dan
teknologi kedokteran.
2. Sasaran dan Strategi
· Tujuan
[1]: “Menjadi Fakultas Kedokteran yang bermutu dan profesional di
bidang kedokteran umum, kedokteran keluarga dan kedokteran industri
berdasarkan nilai-nilai Islami”, mempunyai sasaran:
a) Tercapainya standar mutu pendidikan kedokteran sesuai tuntutan masyarakat.
Strategi:
1) Program peningkatan kualitas tatakelola fakultas.
2) Program standarisasi manajemen akademik dan laboratorium.
b) Tercapainya kualitas lulusan dokter umum, dokter keluarga dan dokter industri sesuai standar kompetensi dan berwatak Islami.
Strategi:
1) Program pembangunan Rumah Sakit Pendidikan untuk meningkatkan kualitas praktikum dan penelitian.
2) Program pengembangan progress test untuk meningkatkan standar kompetensi dokter.
3) Mengutamakan kualitas pendidikan pre-klinik dan klinik.
4) Melakukan pengembangan knowledge, attitude dan psikomotor (KAP) bidang kedokteran umum, keluarga dan Industri.
Tujuan
[2]: “Menjadi Fakultas Kedokteran yang mampu mengelola pendidikan
kedokteran dengan amanah untuk meningkatkan daya saing bangsa di dunia
internasional”, mempunyai sasaran:
a) Tercapainya pembelajaran berbasis KBK melalui sistem blok.
Strategi:
1) Program pengembangan aplikasi pembelajaran sistem blok.
2) Program peningkatan kemampuan dosen, laboran dan asisten dalam penguasaan pembelajaran sistem blok.
3) Program pengembangan fasilitas untuk menunjang pembelajaran sistem blok.
b) Terwujudnya
Fakultas Kedokteran UMM sebagai rujukan ilmu dan teknologi kedokteran
umum, keluarga, Industri dan nilai Islam di dunia internasional.
Strategi:
1) Program pengembangan kurikulum khusus yang mencirikan ilmu dan teknologi kedokteran umum, keluarga, Industri dan nilai Islam.
2) Program pengembanghan sebagai rujukan KIK-I.
· Tujuan
[3]: “Menjadi Fakultas Kedokteran penghasil SDM bidang kedokteran yang
Islami dan mampu beruswah hasanah”, mempunyai sasaran:
Terciptanya atmosfir akademik yang dilakukan oleh seluruh civitas akademik yang didasari nilai-nilai ke-Islaman.
Strategi:
1) Program peningkatan intensitas kegiatan ilmiah lingkup internal dan eksternal.
2) Program pengembangan perilaku dan attitude mahasiswa berlandaskan nilai-nilai ke-Islaman dan ke-Muhammadiyahan.
3) Program pengembangan lingkungan yang mendukung perilaku uswah hasanah (dapat sebagai panutan baik).
· Tujuan
[4]: “Menjadi Fakultas Kedokteran yang mempunyai jalinan kerjasama luas
baik dengan institusi dalam negeri maupun luar negeri untuk
mengembangkan ilmu dan teknologi kedokteran”, mempunyai sasaran:
a) Terciptanya
jalinan kerjasama dengan institusi dalam dan luar negeri pada bidang
pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat
Strategi:
1) Program peningkatan jumlah dan variasi jejaring nasional/internasional
2) Program
peningkatan fasilitas untuk memperluas jaringan pendidikan melalui
penyediaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), SDM, pendanaan dan
aspek kelembagaan
3) Program pengembangan kerjasama dengan institusi untuk pemberian beasiswa pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu
4) Program
peningkatan kualitas kerjasama dengan rumah sakit-rumah sakit tempat
praktikum guna menunjang terciptanya sistem kerjasama yang saling
menguntungkan
5) Program pengembangan jumlah dan distribusi kerjasama dengan rumah sakit untuk praktikum
| |||||||||||||
Universitas Muhammadiyah Malang
Sejarah Singkat UMM
Universitas Muhammadiyah Malang
(UMM) berdiri pada tahun 1964, atas prakarsa tokoh-tokoh dan Pimpinan
Muhammadiyah Daerah Malang. Pada awal berdirinya Universitas Muhammadiyah
Malang merupakan cabang dari Universitas
Muhammadiyah Jakarta, yang didirikan oleh Yayasan Perguruan Tinggi
Muhammadiyah Jakarta dengan Akte Notaris R. Sihojo Wongsowidjojo di Jakarta No.
71 tangggal 19 Juni 1963.
Pada waktu itu, Universitas Muhammadiyah
Malang mempunyai 3 (tiga) fakultas, yaitu (1) Fakultas
Ekonomi, (2) Fakultas
Hukum, dan (3) Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Jurusan Pendidikan Agama. Ketiga
fakultas ini mendapat status Terdaftar dari Departemen Pendidikan dan
Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
pada tahun 1966 dengan Surat Keputusan Nomor 68/B-Swt/p/1966 tertanggal 30
Desember 1966.
Pada tanggal 1 Juli 1968 Universitas
Muhammadiyah Malang resmi menjadi universitas yang berdiri sendiri (terpisah
dari Universitas Muhammadiyah Jakarta), yang penyelenggaraannya berada di
tangan Yayasan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Malang, dengan Akte Notaris R.
Sudiono, No. 2 tertanggal 1 Juli 1968. Pada perkembangan berikutnya akte ini
kemudian diperbaharui dengan Akte Notaris G. Kamarudzaman No. 7 Tanggal 6 Juni
1975, dan diperbaharui lagi dengan Akte Notaris Kumalasari, S.H. No. 026
tanggal 24 November 1988 dan didaftar pada Pengadilan Malang Negeri No.
88/PP/YYS/ XI/ 1988 tanggal 28 November 1988.
Pada tahun 1968, Universitas
Muhammadiyah Malang menambah fakultas baru, yaitu Fakultas Kesejahteraan Sosial
yang merupakan fi‘lial dari Fakultas Kesejahteraan Sosial Universitas
Muhammadiyah Jakarta. Dengan demikian, pada saat itu Universitas Muhammadiyah
Malang telah memiliki empat fakultas. Selain itu, FKIP Jurusan Pendidikan Agama
mendaftarkan diri sebagai Fakultas Agama yang berada dalam naungan Departemen
Agama dengan nama Fakultas Tarbiyah.
Pada tahun 1970 Fakultas Tarbiyah
ini mendapatkan status yang sama dengan Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri
(IAIN), dengan Surat Keputusan Menteri Agama Nomor 50 Tahun 1970. Pada tahun
ini pula Fakultas Kesejahteraan Sosial mengubah namanya menjadi Fakultas Ilmu
Sosial dengan Jurusan Kesejahteraan Sosial. Kemudian pada tahun 1975 Fakultas
ini resmi berdiri sendiri (terpisah dari Universitas Muhammadiyah Jakarta)
dengan Surat Keputusan Terdaftar Nomor 022 A/1/1975 tanggal 16 April 1975.
Fakultas yang kemudian ditambahkan
adalah Fakultas Teknik, yaitu pada tahun 1977.
Pada tahun 1980 dibuka pula Fakultas
Pertanian, kemudian menyusul Fakultas
Peternakan. Antara tahun 1983 sampai dengan 1993, ditambahkan
jurusan-jurusan baru dan ditingkatkan status jurusan-jurusan yang suudah ada.
Yang terakhir, pada tahun 1993 Universitas Muhammadiyah Malang membuka Program Pascasarjana Program Studi Magister Manajemen dan Magister Sosiologi Pedesaan
Sampai tahun akademik 1994/1995 ini,
Universitas Muhammadiyah Malang telah memiliki 9 fakultas dan 25
jurusan/program studi tingkat strata Si, dua program studi strata-S2, dan satu
akademi /strata-D3 Keperawatan.
Pada rentang tiga puluh tahun
perjalanan UMM ini (1964- 1994), perkembangan yang paling berarti dimulai pada
tahun 1983-an. Sejak saat itu dan seterusnya UMM mencatat perkembangan yang
sangat mengesankan, balk dalam bidang peningkatan status Jurusan, dalam
pembenahan administrasi, penambahan sarana dan fasilitas kampus, maupun
penambahan dan peningkatan kualitas tenaga pengelolanya (administrasi dan
akademik). Tahun 2009, UMM menggabungkan Fakultas Pertanian dan Fakultas
Peternakan-Perikanan menjadi Fakultas
Pertanian dan Peternakan agar sesuai dengan konsorsium Ilmu-ilmu
Pertanian.
Dalam bidang sarana fisik dan
fasilitas akademik, kini telah tersedia tiga buah kampus: Kampus I
di Jalan Bandung No. 1, Kampus II
di Jalan Bendungan Sutami No. 188a, dan Kampus III (Kampus
Terpadu) di Jalan Raya Tlogo Mas. Dalam bidang peningkatan kuantitas dan
kualitas tenaga akademik, telah dilakukan (1) rekruitmen dosen-dosen muda yang
berasal dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di pulau Jawa, (2) Peningkatan
kualitas para dosen dengan mengirim mereka untuk studi lanjut (S2 dan S3) di
dalam maupun di luar negeri.
Berkat perjuangan yang tidak
mengenal berhenti ini, maka kini Universitas Muhammadiyah Malang sudah menjelma
ke arah perguruan tinggi alternatif. Hal ini sudah diakui pula oleh Koordinator Kopertis Wilayah VII yang
pada pidato resminya pada wisuda sarjana Universitas Muhammadiyah Malang
tanggal 11 Juli 1992, mengemukakan bahwa UMM tergolong perguruan tinggi yang
besar dan berprospek untuk menjadi perguruan tinggi masa depan.
Dengan kondisi yang terus
ditingkatkan, kini Universitas Muhammadiyah Malang dengan bangga tetapi rendah
hati siap menyongsong masa depan, untuk ikut serta dalam tugas bersama
"mencerdaskan kehidupan bangsa" dan "membangun manusia Indonesia
seutuhnya" dalam menuju menjadi bangsa Indonesia yang bermartabat dan
sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia.
Visi dan Misi
Visi
Menjadikan
Universitas terkemuka dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi,
dan seni (IPTEKS) berdasarkan nilai-nilai Islam.
- Menyelenggarakan pendidikan yang bermutu.
- Menyelenggarakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dapat meningkatkan kesejahteraan manusia.
- Menyelenggarakan pengelolaan universitas yang amanah.
- Menyelenggarakan civitas akademika dalam kehidupan yang Islami sehingga mampu beruswah khasanah.
- Menyelenggarakan kerjasama dengan pihak lain yang saling menguntungkan dalam pengembangan IPTEKS.
SUMBER : Sejarah, Visi dan Misi
Tarian Khas Banyuwangi
Pada postingan kali ini isun mau Bahas tentang Tarian Khas Banyuwangi..
Ternyata banyuwangi Memiliki tarian tarian banyak sekali,Dari tarian yang Kuno hingga yang terbaru di ciptakan..
dari tari tarian tersebut, yang pastinya ada banyak cerita-cerita dan makna yang tersimpan dalam tari banyuwangi tersebut.
1. Tari Gandrung
Tari Banyuwangi yang satu ini telah menjadi lambang kota Banyuwangi hingga Banyuwangi sering dipanggil sabagai Kota Gandrung. Tari Gandrung adalah tari perayaan panen yang terinspirasi pada pesona Dewi Sri yang dianggap sebagai Dewi Padi dan Kemakmuran. Pada awalnya tarian ini diperankan oleh para laki-laki yang didandani layaknya para perempuan. Namun kini para penari perempuan yang masih terlihat aktif. Hal ini dikarenakan fatwa para ulama’ yang melarang laki-laki berdandan dan berkelakuan seperti perempuan. Namun yang kini menjadi ikon Kota
2. Tari Seblang
Tari seblang merupakan cikal bakal terciptanya tari gandrung. Tari ini masih dilestarikan dua desa di Banyuwangi, yakni Desa Oleh Sari dan Desa Bakungan. Dua desa ini memiliki kesamaan dalam pelaksannanya yakni penari adalah seorang wanita yang ketika menari dimasuki roh halus nenek moyang. Namun dua desa ini juga memiliki beberapa perbedaan dalam detail pelaksanaannya. Desa Oleh Sari memilih penari seorang wanita kecil yang belum akil balig. Sedangkan di Desa Bakungan penarinya adalah wanita yang sudah berumur dan tidak lagi mengalami haid (menopause). Waktu pelaksanaan juga berbeda, jika Desa Oleh Sari melaksanakannya di satu minggu setelah Hari Raya Idul Fitri, maka Desa Bakungan melaksanakannya satu minggu setelah Hari Raya Idul Adha.
3. Tari Erek-erek
Tari Banyuwangi yang satu ini lebih menuju ke arah tata cara pemuda dan pemudi memulai hubungan asmara. Diawali dengan memandang, mengatur pertemuan khusus hingga menuju pada hubungan yang lebih serius.
4. Tari Santri Mulih
Merupakan tari Banyuwangiyang cukup baru hadir di Banyuwangi. Tarian ini diciptakan oleh Bp. Sumitro atau yang biasa dipanggil Kang Mitro pendiri dan pemimpin Sanggar Tari Jingga Putih. Tari ini diciptakan tahun 2008. Sedangkan tema yang diambil adalah kisah para santri pesantren yang menimba ilmu di pesantren dan akhirnya kembali ke rumah dan berbaur kembali dengan masyarakat.
5. Barong Banyuwangi
Tari Banyuwangi yang satu ini biasa dipertunjukkan di acara adat “Barong Ider Bumi” yang diadakan tahunan di Desa Kemiren Banyuwangi. Acara adat tersebut dipercaya dapat menolak balak. Iring-iringan barong itu diarak keliling kampung. Dibelakangnya ada tujuh perempuan tua yang membawa ubo rampe (perkakas ritual) dan lima perempuan pembawa beras kuning dan uang Rp 99.900
6. Tari Puput Bayu
Merupakan Tari Banyuwangi bernuansa perang. Puput Bayu merupakan perang terkejam di Banyuwangi antara para penduduk asli Blambangan dan VOC Belanda. Peperangan ini dikemas dalam sebuah seni tari yang diberi judul “Tari Puput Bayu”.
Demikian beberapa Tari Banyuwangi yang bisa kita bahas kali ini. Semoga bermanfaat.
SUMBER : TARIAN KHAS BANYUWANGI
Ternyata banyuwangi Memiliki tarian tarian banyak sekali,Dari tarian yang Kuno hingga yang terbaru di ciptakan..
dari tari tarian tersebut, yang pastinya ada banyak cerita-cerita dan makna yang tersimpan dalam tari banyuwangi tersebut.
1. Tari Gandrung
Tari Banyuwangi yang satu ini telah menjadi lambang kota Banyuwangi hingga Banyuwangi sering dipanggil sabagai Kota Gandrung. Tari Gandrung adalah tari perayaan panen yang terinspirasi pada pesona Dewi Sri yang dianggap sebagai Dewi Padi dan Kemakmuran. Pada awalnya tarian ini diperankan oleh para laki-laki yang didandani layaknya para perempuan. Namun kini para penari perempuan yang masih terlihat aktif. Hal ini dikarenakan fatwa para ulama’ yang melarang laki-laki berdandan dan berkelakuan seperti perempuan. Namun yang kini menjadi ikon Kota
2. Tari SeblangTari seblang merupakan cikal bakal terciptanya tari gandrung. Tari ini masih dilestarikan dua desa di Banyuwangi, yakni Desa Oleh Sari dan Desa Bakungan. Dua desa ini memiliki kesamaan dalam pelaksannanya yakni penari adalah seorang wanita yang ketika menari dimasuki roh halus nenek moyang. Namun dua desa ini juga memiliki beberapa perbedaan dalam detail pelaksanaannya. Desa Oleh Sari memilih penari seorang wanita kecil yang belum akil balig. Sedangkan di Desa Bakungan penarinya adalah wanita yang sudah berumur dan tidak lagi mengalami haid (menopause). Waktu pelaksanaan juga berbeda, jika Desa Oleh Sari melaksanakannya di satu minggu setelah Hari Raya Idul Fitri, maka Desa Bakungan melaksanakannya satu minggu setelah Hari Raya Idul Adha.
3. Tari Erek-erek
Tari Banyuwangi yang satu ini lebih menuju ke arah tata cara pemuda dan pemudi memulai hubungan asmara. Diawali dengan memandang, mengatur pertemuan khusus hingga menuju pada hubungan yang lebih serius.
4. Tari Santri Mulih
Merupakan tari Banyuwangiyang cukup baru hadir di Banyuwangi. Tarian ini diciptakan oleh Bp. Sumitro atau yang biasa dipanggil Kang Mitro pendiri dan pemimpin Sanggar Tari Jingga Putih. Tari ini diciptakan tahun 2008. Sedangkan tema yang diambil adalah kisah para santri pesantren yang menimba ilmu di pesantren dan akhirnya kembali ke rumah dan berbaur kembali dengan masyarakat.
5. Barong Banyuwangi
Tari Banyuwangi yang satu ini biasa dipertunjukkan di acara adat “Barong Ider Bumi” yang diadakan tahunan di Desa Kemiren Banyuwangi. Acara adat tersebut dipercaya dapat menolak balak. Iring-iringan barong itu diarak keliling kampung. Dibelakangnya ada tujuh perempuan tua yang membawa ubo rampe (perkakas ritual) dan lima perempuan pembawa beras kuning dan uang Rp 99.900
6. Tari Puput Bayu
Merupakan Tari Banyuwangi bernuansa perang. Puput Bayu merupakan perang terkejam di Banyuwangi antara para penduduk asli Blambangan dan VOC Belanda. Peperangan ini dikemas dalam sebuah seni tari yang diberi judul “Tari Puput Bayu”.
Demikian beberapa Tari Banyuwangi yang bisa kita bahas kali ini. Semoga bermanfaat.
SUMBER : TARIAN KHAS BANYUWANGI
Selasa, 19 Agustus 2014
James Rodriguez put the Champions League winners in front, but an equaliser just minutes later sets up what should be a tense second leg
Real Madrid and James Rodriguez were thwarted by a late Raul Garcia strike as they drew 1-1 with Atletico Madrid in the first leg of the Supercopa de Espana.
![]() | |
| Ronaldo tidak bermain cemerlang |
Carlo Ancelotti made two changes to the starting team that claimed the Uefa Super Cup with a 2-0 win over Sevilla on August 12.
Xabi Alonso took Rodriguez's place in midfield and Marcelo came in at left-back with Fabio Coentrao dropped to the bench.
In their first competitive game since losing to Real in the Champions
League final, La Liga champions Atletico had just six players from that
starting XI in the line-up again.Pre-game, a touching tribute was paid to Real Madrid great Alfredo Di Stefano, who died in July at the age of 88.
The hosts started the better and more lively of the two teams, pushing Atletico deeper into their own half, with rash challenges from Koke and Guilherme Siqueira seeing both yellow carded.
Mario Mandzukic and Saul had opportunities for Atletico soon after, but goalkeeper Iker Casillas stood firm to deny both efforts.
![]() |
| Bale and Atletico Player hand shake |
Gareth Bale almost opened the scoring two minutes into the second half as he forced Atletico goalkeeper Miguel Angel Moya into a strong save from an angle.
Moya was needed again in the 68th minute as he pushed away a powerful Bale free-kick, before Toni Kroos volleyed the rebound well over from inside the area.
Karim Benzema put a header onto the roof of the net before Rodriguez, who replaced an anonymous Cristiano Ronaldo at half-time, made the breakthrough.
Kroos played Daniel Carvajal in down the right and his cross was aimed for Benzema before a scramble led to Rodriguez finishing via a deflection. But Atletico would find a way in the 88th minute as Garcia tapped in Koke's corner after being left unmarked right in front of Casillas. Real had a penalty shout turned down late in the encounter as they were left on the back foot heading into the second leg.
Sumber : GOAL.COM
Langganan:
Komentar (Atom)






